Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2015

Banyuwangi Batik Festival 2015

Ajang penampilan batik lokal kembali di helat di kota Banyuwangi. Pemerintah kabupaten secara konsisten memberikan wadah bagi pelestarian batik lokal. 

Tidak hanya itu, melalui Banyuwangi Batik Festival 2015 dapat dijadikan sebagai media promosi batik di kancah nasional ataupun internasional. Even ini akan digelar untuk ketiga kalinya. Dari tahun ke tahun, apresiasi masyarakat begitu besar. Ditambah lagi kehadiran Puteri Indonesia, Nindya Kusuma Putri semakin menambah BBF 2015 tampak mengesankan. 


Even ini juga merupakan program untuk mempromosikan potensi wisata Banyuwangi. Melalui Banyuwangi Batik Festival ini menjadikan batik tidak lagi untuk orang dewasa dengan desain yang monoton. 


Kini batik diubah menjadi tren baru dan menarik para generasi muda untuk mengenakannya. Dengan desain elegan, batik saat ini justru banyak diminati oleh para wisatawan.


Baca juga: Even Banyuwangi International Run 2015

model-banyuwangi-batik-festival
Model sedang memeragakan busana batik di Banyuwangi Batik Festival 2014

Banyuwangi Batik Festival Dimeriahkan Artis Ibukota

Acara puncak baru akan digelar tanggal 10 Oktober 2015. Digelar Sabtu malam di Taman Blambangan, BBF 2015 tampak spesial dengan kedatangan beberapa artis tenar. 

Tidak hanya Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri, tetapi juga Krisdayanti (KD) yang akan berlenggak - lenggok dengan busana batik desain KD sendiri. Selain itu juga ada Runner up satu dan dua Puteri Indonesia 2015, Chintya Fabyola dan Gresya Amanda Maliwuga. Mereka akan mengenakan rancangan busana batik dari desainer ternama seperti Nyonya Indo, Irma Lumiga, Priscila Saputro.

puteri-indonesia-di-banyuwangi-batik-festival-2015
Puteri Indonesia 2015 Anindya sedang menghadiri peragaan batik

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa batik bukan lagi busana yang out of date. Batik saat ini bukan lagi busana gaya lawas, namun sudah menjadi gaya hidup dan tren masa kini. 

Tren ini harus dijawab dengan keseriusan semua elemen untuk mendorong pengembangan batik, baik dari sisi desain, kemasan event, maupun aspek ekonominya. Dan itu telah kita buktikan dengan turut ambil bagian batik Banyuwangi di Indonesia Fashion Week di JCC awal tahun 2015.



Ajang Perlombaan Bernuansa Batik 

Sebelum acara puncak digelar, terdapat serangkaian kegiatan lomba seputar batik. Seperti lomba desain motif batik khas Banyuwangi, lomba model dan desain busana batik Banyuwangi, dan lomba mencanting batik tingkat sekolah dasar. 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan, Hary Cahyo Purnomo menuturkan, serangkaian lomba sudah mulai digelar bulan Agustus dan September 2015. Khusus untuk para pemenang lomba motif dan desain busana batik, akan tampil di Fashion On The Pedestrian pada tanggal 9 Oktober 2015. Para model terbaik dari Fashion On The Pedestrian ini akan tampil di Banyuwangi Batik Festival.

Dua model tampil bersama di BBF 2014

Tema Banyuwangi Batik Festival Sarat Makna

Mengangkat tema "Paras Gempal", ini membuktikan bahwa batik memiliki keragaman motif. Pada BBF sebelumnya, tema yang diangkat mengenai Gajah Oling dan Kangkung Stingkes. Motif Paras gempal sendiri memiliki filosofi yang tinggi. Paras yang berarti batu cadas dan gempal yang memiliki arti runtuh. Paras gempal memiliki makna kerukunan tetap terjaga terhadap sesama. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menuturkan bahwa tiap tahun menggerlar BBF dengan tema yang berbeda. Ia menjelaskan bahwa BBF ini merupakan ajang eksplorasi kekayaan batik lokal dan industri kreatif Banyuwangi.


Lanjut Anas, melalui Banyuwangi Batik Festival ini memberikan kesempatan bagi para pelaku industri usaha batik untuk mengembangkan batik daerah. BBF ini menjadi ajang strategis dalam mempertemukan para pelaku usaha batik dengan pasar batik yang lebih luas.


Sobat tertarik untuk nonton Banyuwangi Batik Festival? Siapkan kameramu, ajak teman dan keluarga untuk meramaikan even wisata Banyuwangi paling memukau ini ya!


Baca juga: 

1. Serunya International Surfing Competition 2015
2. Pesona alam wisata kawah Ijen Banyuwangi


Rabu, 07 Oktober 2015

Banyuwangi International Run 2015

Banyuwangi International Run, Pasti masih terdengar asing di telinga sobat, bukan? Ya, even internasional yang ada di Banyuwangi ini baru akan digelar pertama kalinya Oktober 2015. Banyuwangi International Run adalah kompetisi lari kategori 5 Km dan 10 Km yang pelaksaaannya sebagai bagian dari serangkaian Banyuwangi Festival 2015. Even ini bertepatan dengan digelarnya Banyuwangi Ethno Carnival. Banyuwangi International Run 2015 banyak menyuguhkan potensi kota Banyuwangi. Potensi yang disuguhkan seperti seni, budaya, olahraga, dan pariwisata. Tentu, dengan diadakan even internasional ini, pemerintah setempat berharap dapat mengenalkan potensi wisata Banyuwangi kepada khalayak dunia.

Baca juga : Sensasi wisata kawah ijen Banyuwangi

Banyuwangi International Run terbuka untuk umum. Pria dan wanita diperbolehkan untuk ikut berpartisipasi. Tidak hanya untuk warga lokal, wisatawan mancanegara pun juga boleh ikut. Namanya juga bertajuk internasional, sudah pasti semua kalangan diperbolehkan untuk ikut meramaikan.

banyuwangi-international-run

Peserta Banyuwangi International Run akan mendapatkan beberapa perlengkapan. Perlengkapan yang disediakan pihak panitia yakni kaos, medali, nomor dada (Bib), dan tas serut. Berdasarkan peraturan, nomor dada (Bib) wajib dipakai saat perlombaan berlangsung. Para peserta diwajibkan untuk menggunakan sepatu dan dilarang bertelanjang dada.

kaos-banyuwangi-international-run
Kaos yang akan dikenakan peserta Banyuwangi Internationan Run 2015
Kaos berwarna biru dengan tulisan berwarna putih di bagian depan inilah yang akan dikenakan oleh para peserta. Corak batik gajah oling dan tulisan Banyuwangi International Run 2015 dengan background gambar matahari, gunung, yang menandakan potensi wisata Banyuwangi. Tampilan gambar matahari semakin menguatkan citra Banyuwangi sebagai "Sunrise of Java".


medali-banyuwangi-international-run
Medali untuk peserta Banyuwangi International Run 2015

Gambar medali diatas merupakan contoh medali yang diperuntukkan bagi peserta yang berhasil finish. Adapun Medali dengan tali melingkar berwarna merah untu peserta kategori 5Km dan medali dengan tali melingkar berwarna biru untuk peserta kategori 10 Km.

nomor-dada-banyuwangi-international-run-2015
Nomor dada (Bib) peserta Banyuwangi International Run 2015

tas-banyuwangi-international-run-2015
Tas peserta Banyuwangi International Run 2015

Regulasi Banyuwangi International Run 2015

Berikut ini regulasi dalam Banyuwangi International Run, yang wajib ditaati dan dipatuhi oleh seluruh peserta:

Peserta wajib menggunakan nomor dada (Bib) yang dipasang di bagian depan tubuh sehingga nomor dada dapat terbaca dengan jelas. Peserta wajib menggunakan sepatu dan celana olahraga, serta baju lari yang telah disediakan saat pengambilan race pack. Peserta dilarang bertelanjang dada selama mengikuti event. Peserta diharuskan berlari pada rute race yang di siapkan oleh panitia. Apabila terdapat peserta yang sakit selama event berlangsung, maka peserta mengijinkan staf medis untuk memberikan penanganan yang diperlukan untuk perawatan pasien. Penyelenggara berhak bertindak dan mengintervensi jika ada hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan semua pihak. Penyelenggara tidak bertanggung jawab atas kejadian seperti cedera, cacat bahkan kematian yang terjadi untuk setiap peserta sebelum, selama atau sesudah race berlangsung. Penyelenggara berhak untuk menggunakan foto, rekaman film, atau catatan lain dari kegiatan untuk tujuan yang sah, termasuk iklan komersial. Penyelenggara berhak merubah aturan kapan saja yang di anggap perlu dan sesuai dengan keadaan baik sebelum dan saat event berlangsung tanpa pemberitahuan terlebih dahulu beserta alasannya. Peserta wajib mempelajari rute race serta memahami semua ketentuan acara. Peserta tidak boleh memberikan hak pendaftaran, nomor dada untuk digunakan pihak lain mengikuti event. Pemenang harus sesuai dengan nama, BIB / nomor dada yang terdaftar, dengan bukti pendaftaran dan KTP / Paspor yang berlaku. Pemenang yang tidak dapat membuktikan identitas diri sesuai bukti pendaftaran, BIB / nomor dada, KTP / Paspor, maka penyelenggara dapat memutuskan untuk menggugurkan / mendiskualifikasi pemenang tersebut. Untuk kelancaran acara, peserta dianjurkan melakukan konsultasi kesehatan ke dokter/medical check up sebelum acara.

 Jalur Even Banyuwangi International Run 2015

Sobat jangan sampai bingung ketika mengikuti lomba lari, tapi tidak tahu rutenya. hehehe. Nah untuk Banyuwangi International Run kali ini dibagi menjadi dua rute. Rute pertama untuk kategori 10 K dan rute kedua untuk kategori 5 K. Sebenarnya kedua rute memiliki kesamaan pada start dan finish. Hanya untuk kategori 10 K ada tambahan rute yang membedakan jarak keduanya. Berikut gambar pemetaan jalur even Banyuwangi International Run 2015:

start-banyuwangi-international-run-2015
Start Banyuwangi International Run 2015
Start Banyuwangi International Run 2015 ini diperuntukkan bagi seluruh kategori. Start dimulai dari jalan jenderal Sudirman atau lebih tepatnya di depan masjid Jami' Banyuwangi. Seperti yang tertera pada gambar diatas, terdapat perangkat perlombaan, yakni running facility, timing mat, start podium, start gate, timing tent, dan di belakang para peserta akan diikuti oleh tim medis. 

finish-banyuwangi-international-run-2015
Finish Banyuwangi International Run 2015
Titik garis finish dengan garis start adalah sama. Hanya saja, untuk start dimulai dari jalan sudirman menuju ke selatan, kalau finish dari jalan susuit tubun (timu) menuju ke jalan sudirman (utara). Perangkat perlombaan yang disediakan panitia yakni finisher judge area, MC podium, Finis gate, timing tent, dan refreshment area. Khusus di refreshment area, pihak panitia menyediakan air mineral, isotonic, dan buah pisang. Tentu di refreshment area ini tempat untuk pemulihan tenaga dan mengembalikan cairan tubuh yang hilang saat perlombaan.

jalur-banyuwangi-internationa-run-2015-10k
Jalur Banyuwangi Internaional Run 2015 10 K

Jalur Banyuwangi International Run kategori 10k terbilang mudah. Karena sedikit sekali jalur yang menanjak. Dimulai dari start di jalan sudirman lurus ke selatan hingga melewati simpang lima. Dari simpang lima lurus menuju ke selatan hingga melewati kantor bupati Banyuwangi, lurus menuju simpang lima karang ente, kemudian belok kiri melewati jalan kepiting. Selanjutnya lurus menuju simpang empat dan jalan kolonel sugiono, hingga sampai di simpang empat. Kemudian belok kanan menuju jalan kapten pierre tendean, lurus hingga bertemu simpang tiga, kemudian belok kanan menuju jalan nusantara melewati jalan ikan cucut hingga mengitari sekitar pantai Boom. Jalur selanjutnya melewati jalan ikan cucut, jalan nusantara, kemudian lurus menuju jalan banterang, bertemu simpang tiga, belok kiri ke jalan susuit tubun, belok kanan dan finish. Alur singkatnya seperti berikut Jalan sudirman (Start) - jalan kepiting - jalan kolonel sugiono - jalan pierre tendean - jalan nusantara - jalan ikan cucut - jalan nusantara (kembali) - jalan banterang - jalan susuit tubun - jalan sudirman (Finish).



jalur-banyuwangi-international-run-2015-5K
Jalur Banyuwangi International Run 2015  5K
Jalur untuk kategori 5 K ini hampir sama dan tentunya jarak tempuh lebih pendek. Dimulai dari start di jalan sudirman lurus menuju hingga melewati kantor bupati Banyuwangi, Kemudian terdapat simpang tiga belok kiri menuju jalan brigjen katamso. Selanjutnya track lurus hingga bertemu simpang empat. Dari simpang empat belok kiri melalui jalan kolonel sugiono. Rute selanjutnya sama dengan jalur kategori 10 K. Berikut untuk lebih ringkasnya jalan sudirman (start) - jalan brigjen katamso - jalan kolonel sugiono - jalan pierre tendean - jalan nusantara - jalan ikan cucut - jalan nusantara - jalan banterang - jalan susuit tubun - jalan sudirman (finish).

Bagi sobat yang ingin berpatisipasi, silahkan mendaftar online di www[dot]banyuwangirun[dot]com. Atau yang ingin daftar langsung (offline) silahkan datang ke kantor Sekretariatan Rumah Sinergitas Pemuda di jalan Ahmad Yani No. 97 Banyuwangi. Jadwal pendaftaran mulai tanggal 1 - 15 Oktober 2015. Pukul 10.00 WIB - 20.00 WIB.

Baca juga:
1. Pulau merah tujuan wisata Banyuwangi
2. Rute murah menuju Pulau Merah Banyuwangi



Rabu, 30 September 2015

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi, sobat traveler , siapa yang tak mengenalnya? Kawah Ijen merupakan kawah yang terdapat di puncak gunung Ijen yang hingga saat ini masih aktif. Gunung Ijen sendiri merupakan serangkaian gunung berapi yang terdapat di Jawa Timur. Gunung yang memiliki kaldera sekitar 20 km ini pernah beberapa kali meletus, tercatat terakhir meletus pada tahun 1999. Dengan ketinggian 2.443 mdpl, tentu gunung ijen memiliki medan yang menantang. Para wisatawan harus hati - hati dalam menaklukkan gunung Ijen Banyuwangi. Namun, dibalik menantangnya medan gunung tersebut, gunung Ijen menyajikan kawah yang mempesona di puncaknya.

Baca juga : Pesona Wisata Pulau Merah Banyuwangi

kawah-ijen-banyuwangi
Kawah Ijen Banyuwangi

Keindahan Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Keindahan kawah Ijen Banyuwangi sudah tak diragukan lagi. Banyuwangi yang biasa terkenal dengan keindahan pantainya, ternyata memiliki wisata kawah yang menakjubkan. Sudah sering menjadi langganan masuk acara televisi nasional dengan keindahan alamnya. Kawah Ijen yang dilihat dari puncak gunung Ijen terlihat sangat mempesona. Danau kawah yang berwarna hijau kebiruan, ditambah lagi kabut asap yang membumbung di atas kawah, menambah keelokan kawah Ijen Banyuwangi. Namun, sebelum sampai di kawah Ijen, sobat harus melewati medan menanjak sepanjang 3 km. Ditambah lagi medan yang berpasir dan beberapa titik medan memiliki sudut kemiringan hingga 30°. Bila beruntung, sobat akan mendapati aktivitas para fauna disana seperti lutung jawa, burung elang jawa. Gunung Ijen juga menyuguhkan fenomena alam yang luar biasa. Diketahui, fenomena alam yang ada di kawah Ijen ini hanya ada dua di dunia! Pasti sobat sudah tahu. Ya, fenomena alam api biru atau yang lebih dikenal dengan istilah "Blue Fire", ini yang menjadi satu - satunya di Indonesia dan hanya terdapat dua tempat di dunia yakni Islandia dan Ijen, Indonesia.

kawah-ijen-banyuwangi
Panorama Kawah Ijen Banyuwangi

Lokasi Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Gunung Ijen terletak diperbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Akses menuju lokasi wisata kawah Ijen Banyuwangi ini dapat ditempuh melalui dua kabupaten yang saling berbatasan, Banyuwangi dan Bondowoso. Uniknya, di setiap sudut jalur pendakian, akan terdapat patokan perbatasan antara kedua kabupaten tersebut. Lalu lalang para penambang belerang, menambah suasana khas kawah Ijen. Berdasarkan google map, koordinat kawah Ijen Banyuwangi yakni  8°03'29.4"S 114°14'30.0"E. 

Akses melalui kabupaten Banyuwangi sangatlah mudah. Beberapa tahun terakhir pemerintah kabupaten Banyuwangi gencar melakukan perbaikan fasilitas wisata, termasuk di lokasi kawah Ijen Banyuwangi. Apalagi akses menuju kawah Ijen dari Banyuwangi dijadikan rute event International Tour De Ijen Banyuwangi tiap tahun. Jarak antara kota Banyuwangi - kawah Ijen sekitar 34,3 km atau ditempuh kurang dari 1 jam. Pengalaman penulis, waktu tempuh menggunakan sepeda motor sekitar 2 jam.



Rute Pendakian Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Sebelum menuju jalur pendakian menuju wisata kawah Ijen Banyuwangi, sobat traveler harus tahu jalur menuju gunung Ijen. Bagi para wisatawan yang menggunakan pesawat terbang atau kereta api melalui kota Banyuwangi, sobat traveler dapat memanfaatkan jasa sewa travel untuk menuju kesana. Bagi para wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi, bisa melalui kota Banyuwangi. Berikut alur jalan menuju ke gunung Ijen. Jl. Ahmad Yani - Jl. Jaksa Agung Suprapto - Jl. HOS. Cokroaminoto - Jl. Widuri - Jl. Kemiren - Jl. Widuri (Taman suruh) - melewati daerah desa Licin - desa Taman sari - Hutan - Masuk kawasan gunung Ijen.

Setelah sampai di kawasan gunung Ijen, sobat traveler akan menemui tanda masuk gerbang utama cagar alam taman wisata kawah Ijen. Dan ternyata gerbang utama juga merupakan Pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam). Disekitar gerbang utama, sobat traveler akan menemui warung yang menjajakan kebutuhan makanan sobat. Jadi, walau jauh dari perkampungan atau hiruk pikuk kota, sobat traveler jangan khawatir kelaparan. Pendakian awal sobat akan melalui titik Paltuding, sobat wajib mempersiapkan fisik dan mental terlebih dahulu. Karena medan menuju kawah Ijen Banyuwangi tidak mudah. Pendakian sejauh 3 km tak terasa, karena sobat traveler disuguhi pemandangan indah deretan pegunungan di kanan kiri jalur pendakian. Tak jarang sobat akan berjumpa dengan para penambang pasir. Pendakian yang memakan waktu kurang dari satu jam dan melelahkan, akan terbayar dengan keindahan kawah Ijen. Wisata kawah Ijen Banyuwangi ini sangat cocok untuk destinasi wisata yang murah meriah yang menawarkan wisata kelas dunia!

Keindahan Wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Kini sobat traveler sudah tahu kan, keindahan kawah Ijen Banyuwangi. Wisata Banyuwangi yang satu ini cocok untuk liburan keluarga. Liburan ke kawah Ijen ini lebih baik berkunjung di bulan maret - agustus atau di musim kemarau. Karena saat musim penghujan, rute pendakian menjadi licin dan berbahaya. Bagaimana? Tertarik untuk datang berwisata di kawah Ijen Banyuwangi?

Baca juga :
1. Indahnya Wisata Kawah Ijen Banyuwangi
2. International Surfing Competition Banyuwangi

Kamis, 24 September 2015

International Surfing Competition

Pantai Pulau Merah, kembali menggelar kompetisi selancar internasional. Kompetisi ini digelar pada tanggal 25 - 27 september 2015. Terhitung sudah keempat kalinya International Surfing Competition di helat di pantai pulau merah, Banyuwangi. Kompetisi ini merupakan agenda tahunan pemerintah kabupaten Banyuwangi dalam rangka mengenalkan potensi wisata melalui even olahraga internasional (sport tourism). Tidak hanya kompetisi selancar saja, beberapa event bertajuk olahraga internasional ikut menyemarakkan agenda Banyuwangi. Seperti yang baru saja digelar yakni Tabuhan Island Pro Kiteboarding, dan yang sudah terkenal even balap sepeda  Tour de Ijen yang pernah beberapa kali menjajal finish di pantai pulau merah.

Baca juga : Pantai Pulau Merah Tujuan Wisata Terbaru

event-banyuwangi-international-surfing-competition
Aksi para surfer di International Surfing Competition

20 Negara Ramaikan Even Internasional Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Kompetisi selancar internasional ini diikuti oleh beberapa negara. Negara yang ikut berpartisipasi berjumlah 20 negara seperti Jerman, Swiss, Venezuela, Amerika Serikat, Prancis, Korea, Thailand, Hungaria, dan tuan rumah Indonesia. Tiap tahun negara peserta bergantian. Setelah sebelumnya pada tahun 2014 terdapat peserta dari Belgia, Rusia, Turki, Serbia, Belanda, bahkan Malaysia. Untuk tahun ini posisi mereka digantikan oleh Swiss, Venezuela, Thailand, Korea, dan Prancis. Untuk Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis menjadi langganan tiap tahun di kompetisi ini.

Pada International Surfing Competition ini terdapat tujuh kategori. Seperti Open International, National, Long board, Expat, Paddle race. Khusus untuk junior, ada kategori grommet (dibawah umur 14 tahun), dan Pushing division (dibawah umur 10 tahun). Kategori ini berkembang setelah sebelumnya pada tahun 2014 hanya sebanyak tiga kategori, lokal, nasional, internasional. Penambahan kategori ini tak luput dari banyaknya peserta yang berminat mengikuti kompetisi. Di tahun 2014 saja, ada sekitar 120 peserta, baik dari  surfer lokal, maupun macanegara.

Kenapa Memilih Pantai Pulau Merah sebagai Tempat Kompetisi Selancar? 

Hal ini karena tidak luput dari gulungan ombak dengan ketinggian 4 meter dan panjang hingga 400 meter. Uniknya, bila biasanya spot untuk surfing terdapat terumbu karang di bawah laut, namun tidak dengan pantai pulau merah. Pantai pulau merah tidak terdapat terumbu karang yang dapat membahayakan peselancar. Inilah mengapa pantai pulau merah cocok untuk peselancar junior. Bahkan pada tahun sebelumnya, pantai pulau merah mendapatkan kunjungan para pelajar dari sekolah selancar di Eropa. Mereka melakukan studi banding mengenai tempat surfing di Indonesia. Presidan INSA (International Surfing Association) Jro Made Supatra Karang mengatakan,
Saya juga sudah berkeliling dunia dan melihat pantai di banyak negara, tetapi belum pernah melihat pantai yang seindah Pulau Merah. Pertama kali berkunjung ke sini, saya langsung takjub
Menurut Jro Made, pantai pulau merah memiliki banyak kelebihan dibandingkan pantai G-Land, Plengkung. Pantai pulau merah memiliki ombak yang cocok untuk para pemula, ataupun tempat untuk belajar surfing. Ombak yang memiliki ketinggian 2 - 4 meter, ditambah dengan dasar laut yang jarang terdapat terumbu karang, semakin membuat pantai ini bersahabat. Beda dengan pantai G-Land yang memiliki ombak ekstrim dan terdapat karang, tentu hanya diperuntukkan bagi peselancar profesional.

Baca juga: 
1. Event Banyuwangi International Run
2. Indahnya wisata kawah Ijen Banyuwangi



Rabu, 23 September 2015

Rute Termurah Menuju Wisata Pulau Merah Banyuwangi

wisata-pantai-pulau-merah-banyuwangi
Keindahan Pantai pulau merah dengan fasilitas payung teduh

Pantai Pulau Merah, siapa yang tak mengenalnya? saat ini pantai pulau merah menjadi salah satu objek wisata Banyuwangi terbaru dan terkenal tahun 2015. Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya mengenai wisata banyuwangi pulau merah, sekarang membahas cara murah dan hemat berwisata ke pantai pulau merah. Buat sobat yang berada jauh dari Banyuwangi, jangan berkecil hati. Kalian tetep bisa berkunjung ke berbagai objek wisata banyuwangi kok, khususnya pantai pulau merah. Apalagi buat sobat yang masih mahasiswa dan suka "backpaker-an" (hehehe, biasanya kan cari yang cocok di kantong). Sebelumnya, ini informasi tambahan peta petunjuk jalan dari kota Banyuwangi menuju pantai pulau merah. Bila perjalanan sobat dimulai dari kota Banyuwangi, sobat akan melewati empat kecamatan, (rogojampi, srono, purwoharjo, pesanggaran). Jarak tempuh sekitar 66 km dengan perjalanan 2 - 3 jam.

Baca juga: Pulau merah, pantai eksotis Banyuwangi




Oke deh, langsung aja, berikut ini cara murah dan hemat berwisata ke pantai pulau merah versi ane:
  1. Jalur Jakarta - Banyuwangi (Alternatif Pertama)
rute-wisata-pulau-merah-banyuwangi
Kereta Kertajaya jurusan Jakarta - Surabaya

  • Buat kalian yang berada di Jakarta, kalian bisa naik kereta api Kertajaya dari Pasar Senen (Jakarta) pukul 14.00 WIB - Pasar Turi (Surabaya) pukul 01.30. Harga tiket hingga artikel ini dipublikasikan sebesar Rp 90.000,-. Karena murahnya harga tiket (dibandingkan dengan kereta api di jurusan yang sama), maka dari itu saya sarankan untuk segera pesan jauh hari sebelum keberangkatan. 
  • Sesampainya di stasiun pasar turi, kalian bisa naik angkot C menuju stasiun gubeng (turun di Jalan Dr. Moestopo) yang seharga Rp 5.000,-. Namun karena keadaan masih dini hari, kalian bisa menggunakan layanan Ojek Online 24 jam atau terpaksa naik taksi. 
  • Dari Surabaya (gubeng) menuju Banyuwangi (stasiun kalisetail) kalian bisa naik kereta api Probowangi dengan harga tiket Rp 68.000,-. Perjalanan sekitar 6 jam, dari gubeng pukul 04.25 WIB sampai di stasiun kalisetail pukul 10.53 WIB.
  • Selanjutnya dari stasiun kalisetail menuju pantai pulau merah kalian bisa menyewa travel, biaya sewa mulai dari (Rp 150.000 - Rp 250.000) lebih baik bila berangkat rombongan. Harga tergantung bagaimana cara kalian menawar. hehehe
  • Akses menuju pantai pulau merah saat ini sangat baik. Jadi lebih mempermudah dan mempercepat perjalanan. Untuk tiket masuk per orang sebesar Rp 2.500,-.
  • Bila kalian ingin menginap, di sekitar pantai banyak masyarakat yang menyediakan "Home stay". Harganya pun relatif, berkisar antara Rp 100.000 - Rp 150.000 per malam.
Rincian biaya alternatif pertama
  • Kereta Kertajaya PP    : Rp 180.000,-
  • Ojek/Taksi          PP    : Rp   30.000,-   (Estimasi Rp 15.000 sekali jalan)
  • Kereta Probowangi PP: Rp 136.000,-   
  • Travel PP                     : Rp 200.000,-   
  • Tiket Pantai                 : Rp    2.500,-
  • Homestay                    : Rp 100.000,-
----------------------------------------------------------+
                                                Rp 648.500,-


      2. Jalur Jakarta - Banyuwangi (Alternatif Kedua)

rute-wisata-jakarta-banyuwangi
Kereta Api Matarmaja jurusan Jakarta - Malang


  • Jalur masih sama, tapi keretanya yang beda. Pada alternatif kedua ini menggunakan kereta Matamaja dari stasiun pasar senen pukul 15.15 WIB menuju stasiun malang pukul 07.50 WIB. Harga tiket untuk saat ini masih cukup murah yakni Rp 115.000,-. 
  • Dari Malang, sobat masih bisa ada waktu 6 - 7 jam sebelum naik kereta selanjutnya. Sobat bisa manfaatkan buat jalan - jalan. Lumayan kan, hilangin penat setelah berjam - jam di dalam kereta. 
  • Dari Malang menuju Banyuwangi menggunakan kereta api Tawang alun. Pukul 15.55 WIB kereta berangkat dari stasiun malang dan sam pai di stasiun kalisetail pukul 22.24 WIB. Harga tiket untuk saat ini Rp 65.000,-
  • Sama halnya alternatif pertama, sobat setelah sampai di Banyuwangi, bisa menyewa travel untuk ke pantai pulau merahnya. Jangan lupa, booking Homestay dulu ya, atau hotel di dekat pantai. 
Rincian biaya alternatif kedua
  • Kereta Matarmaja PP    : Rp 230.000,-
  • Kereta Tawang alun PP :Rp 130.000,-
  • Travel PP                       :Rp 200.000,-
  • Home Stay                     :Rp 100.000,-
  • Tiket Pantai                   :Rp     2.500,-
----------------------------------------------------------+
                                                 Rp  662.500,-

Itu tadi rute termurah dari area Jakarta menuju wisata pulau merah Banyuwangi. Buat sobat yang berasal dari Yogyakarta, kalian juga bisa berwisata murah ke pantai pulau merah ini lho. Sobat Yogyakarta bisa naik kereta api sritanjung dari stasiun lempuyangan langsung menuju Banyuwangi (stasiun kalisetail). Kereta berangkat pukul 07.15 WIB dan sampai di Banyuwangi pukul 20.15 WIB. Untuk rute selanjutnya, sama seperti alternatif pertama dan kedua. 

Rincian biaya rute termurah Yogyakarta - Banyuwangi
  • Kereta Sritanjung PP     : Rp 200.000,-
  • Travel                            : Rp 200.000,-
  • Home stay                     : Rp 100.000,-
  • Tiket Pantai                   : Rp     2.500,-
------------------------------------------------------------ +
                                                   Rp 502.500,-


Bagaimana? sesuai kantong kalian kan? itu tadi cara murah berwisata ke pulau merah. Bagi sobat yang sedang liburan, bingung mau kemana, wisata banyuwangi bisa jadi alternatif buat berlibur. apalagi banyak panorama yang ditawarkan yang tentunya masih segar dan asri.  Bila ada yang kurang jelas dan ingin ditanyakan, silahka melalui kolom komentar di bawah ini yaa... Semoga bermanfaat :)

Baca juga :
1. International Surfing Competition Banyuwangi
2. Banyuwangi International Run 


Selasa, 22 September 2015

Pantai Pulau Merah Tempat Wisata Banyuwangi Terkini

Pantai Pulau Merah, Salah satu pantai eksotis di kabupaten Banyuwangi, menjadi topik perbincangan hangat akhir-akhir ini. Hal ini tak luput berkat promosi wisata melalui kompetisi International Surfing yang menjadi agenda tahunan wisata banyuwangi. Ombak pantai pulau merah ini cocok dan menantang untuk berselancar. Bahkan para peselancar tak pernah sepi melakukan aktivitas "surfing". Tidak jarang bule pun ikut berselancar. Tentu ini menjadi tontonan menarik di pantai pulau merah Banyuwangi.
Tidak hanya surga bagi para peselancar, pantai pulau merah juga memberikan keindahan buih pasir putih yang eksotis. Luas pantai yang membentang sepanjang tiga kilometer menjadi arena rekreasi keluarga yang tepat. Namun tetap diperhatikan rambu - rambu larangan disana. Apalagi bagi keluarga yang membawa anak. Pengelola memberikan kenyamanan setiap pengunjung. Di sepanjang bibir pantai tersedia fasilitas payung untuk berjemur atau sekadar menikmati indahnya pantai pulau merah dengan santai. Tak heran kalau kemudian pantai pulau merah mendapat sebutan "pantai Kuta-nya Jawa". Karena suasana pantai dengan gulungan ombak pasir putih dan berderet - deret payung pantai yang mirip seperti di pantai Kuta, Bali.

Baca juga : Event Banyuwangi International Run 

Pantai-pulau-merah-banyuwangi
Eksotisme Pantai Pulau Merah 

Pantai Pulau Merah dan Cerita Pemberian Nama "Merah"

Tak banyak yang mengetahui awal mula pemberian nama pantai yang awalnya bernama pantai ringin pitu ini. Namun ada dua versi cerita menurut masyarakat sekitar. Pergantian nama pantai ini berdasarkan adanya pulau kecil yang berada di bibir pantai. Pulau tersebut konon memancarkan cahaya berwarna kemerah - merahan sebelum tertutupi vegetarian seperti yang saat ini. Versi lain menyebutkan bahwa pada masa penjajahan dahulu kala, terjadi pertempuran di daerah pantai tersebut. Pulau kecil yang menjadi tempat persembunyian para pejuang kemerdekaan dibombardir oleh pihak penjajah. Hingga akhirnya terjadi pertumpahan darah. Konon karena banyaknya darah para pejuang di pulau tersebut, hingga tampak dari kejauhan pulau berwarna merah. Akhirnya dinamakanlah pulau merah dan menjadi tempat wisata di banyuwangi terkini.

pantai-pulau-merah-tempat-wisata-banyuwangi-terkini
Tampak para wisatawan memadati pantai pulau merah Banyuwangi


Pantai Pulau Merah Menjadi Tempat Wisata di Banyuwangi Terbaru

Diera kepemimpinan bupati Abdullah Azwar Anas, banyak objek wisata mulai dibenahi dan diperkenalkan. Memang, awalnya sedikit sekali wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengetahui adanya pantai eksotis seperti pantai pulau merah ini. Berbagai akses menuju pantai yang berjarak sekitar 60 km dari pusat kota Banyuwangi ini pun diperbaiki. Beragam promosi untuk lebih mengenalkan wisata banyuwangi terbaru seperti melalui event Tour De Ijen pada tahun 2012. Pada etape pertama, tour de ijen yang diikuti lebih dari 15 negara itu finish di pantai pulau merah. Beragam transportasi dapat menjangkau objek wisata ini. Bisa menggunakan bis, mobil, atau bagi yang berada jauh, dapat menggunakan transportasi kereta api atau pesawat terbang. Tersedianya fasilitas bandara blimbingsari, semakin memudahkan para pelancong untuk datang berkunjung ke objek wisata banyuwangi.
selancar-di-pantai-pulau-merah-banyuwangi
Wisatawan asing sedang mengamati ombak sebelum melakukan surfing
Baca juga: 

Makassar first timer, senja di Pantai Losari..

Sebelumnya mohon maaf, karena saya sedang jaraaang banget pergi kemana-mana maka demi keberlanjutan eksistensi blog saya memutuskan untuk re...